Gambar ini bisa jadi penyemangat dan pengingat akan Allah :)

Ini dia dua jagoan ummi yang kecil, alias adik ane :D


Barakallah Untuk Akhina Aziz yang menyabet juara 2 di Lomba KEI SECOND :)


Its about my trust ^^9


Ijtihad!!! 











Belajar dari Huruf. Kita

Kita.
Belajar dari huruf.
Hurufmu dan hurufku tentu berbeda.
Berawal dari perbedaan itu kita berbagi.
Dari huruf, kita beralih ke kata.
Bukan, Kau langsung loncat ke kalimat.
Itu setara, pikirku.
Lalu, kita bertemu di serentetan kalimat.
Bersama, merangkainya hingga menjadi satu paragraf.
Entahlah, kini sudah berapa bab cerita terbentuk.
Namun, ini belumlah usai.
Masih banyak kata yang belum kita cantumkan di dalam cerita ini.
Semoga kisah ini tiada akhir.
Jikapun ada akhir, aku akan buat bahagia di akhir.
Aku bersyukur, Allah mempertemukan huruf kita yang berbeda.

Rasa ya?

Hei, bagaimana kabarmu?
Beberapa waktu lalu aku melihat pujangga melintas di hadapan
Ya, sama seperti pagi ini.
Alunan musik yang terdengar juga seperti mengiringiku
Ketika aku melintas, ketiga lainnya beriring. Ada Satu
Diri yang baru menampakkan harapan lagi.
Ingatanku tentang kunjungan yang kesekian kali.
Pohon dan jalan setapak menjauh dari penglihatan
Sorot fokus menjadi menerawang seketika
Ah,
Aku selalu iri dengan mereka
Para sosok hebat dari masa lalu
Masa lalu?
Tentu.
Bukankah setahun kemarin adalah masa lalu?
Hingga perhitungan sekonmu yang telah berlalu juga adalah masa lalu.
Ah ya,
Seorang kawan lama telah datang
Seperti tawaran bagi seorang pecandu.
Ia kemudian membawa pergi harapan tentangnya
Meninggalkan keraguan yang menjadi pucuk
Menyisakan ingatan tentang gambaran diri
Sebuah potret atau siluet ?
Biarlah itu menjadi rahasia.
Rahasia milikku tentang rupamu, kemarin.
Rupa yang diam-diam aku simpan untuk dibuka nanti,

Pada waktunya.

Kisah Hidup #1

Festival Bulan Bahasa Indonesia ( FALASIDO)
        Tanggal 28,29,30 Oktober kemarin fakultas mengadakan festival bulan bahasa, namanya Falasido. Dalam acara ini ada dua kegiatan, yaitu seminar dan lomba-lomba. Seminar diisi oleh bapak Sapardi Djoko Damono, Darwis Tere Liye, dan beberapa bintang tamu lainnya. Untuk kegiatan lomba, ada berbagai macam mata lomba. Ada lomba WNA bernyanyi, lomba teater, lomba musikalisasi puisi, kuis super kata, cerita kilat, dan lomba desain kaos. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan cukup lancar.

GUESS (Get Unforgotable Experience and Islamic Spirit)
       Pada acara Guess ini, ana hanya sebagai peserta. Acara guess ini merupakan acara dauroh fakultas yang diadakan di Bogor. Berdasarkan perjalanan hingga terlaksananya agenda ini, ana mengambil kesimpulan bahwa acara ini berfungsi untuk menyatukan setidaknya sebagian besar muslim FIB. Di acara ini, banyak kegiatan yang dilakukan oleh maba yang merupakan pesertanya. Kegiatan lomba masak, seminar, training motivasi, hingga naik gunung untuk menuju curug yang jaraknya hmmmm bisa dibilang sangat sangat jauh, dan perjalanan menuju curug dilakukan dengan berjalan kaki. T.T
     Selepas semua agenda itu, para panitia dan peserta bersiap untuk acara penutup. Dikumpulkanlah semuanya di auditorium villa. Pada saat terakhir, majulah ketua Formasi untuk berbicara tentang FMA atau forum muslim angkatan. Tentang FMA ini, sedikit banyak ana sudah mendengar infonya dari senior, tapi perihal bagaimana mekanisme jalannya forum ini ana belum terlalu mengerti. Setelah penjelasan singkat dari Kak Anca, ternyata dilakukan pemilihan masul dan masulah FMA untuk angkatan ana.
FMA
        Tak ada sedikitpun keinginan untuk mengajukan diri sebagai masulah. Namun untuk syiar atau dakwah, ana sangat bersedia. Hehehe. Karena menurut pandangan ana, orang yang tepat untuk menjadi masulah adalah yang memiliki kepribadian yang cukup kuat dan berani menegakkan syiar serta dapat merangkul berbagai elemen mahasiswa di fakultas. Untuk beberapa kriteria mungkin ana berpeluang, namun tetap saja ada kurang yang masih harus diperbaiki lagi. Semua pun menutup mata untuk yang ingin mengajukan diri. Setelah sesi pengajuan diri itu, tibalah saat pengajuan untuk orang lain. Pada saat itu yang dipilih duluan adalah untuk masul ikhwan. Ada beberapa nama disebut oleh anak ikhwan, ada juga yang namanya disebut hingga oleh beberapa ikhwan, mungkin saking berpotensinya ia.
        Sekarang giliran pengajuan untuk akhwat. Ada teman seprodi yang mengajukan nama teman prodiku juga. Kemudian calon lain yang dipilih adalah… “Khaulah kak….” Deg , ana langsung kaget nengok ke belakang mencari asal suara. Waduh siapa itu yang mengajukan ana? Akhirnya kami yang mengajukan diri dan diajukan pun digiring ke luar untuk ditanyai dan diberi penjelasan, sedangkan kawan-kawan di dalam bermusyawarah menentukan masul dan masulah FMA ini. Selama penjelasan di luar itu, sebenarnya ana bingung antara menerima dan tidak, tapi pikir ana, yah belum tentu juga kan terpilih. Hehe.

     Setelah selesai penjelasan itu, kami, para calon kembali memasuki audit villa. Ternyata sedang diumumkan pemenang dari tiap lomba. Ada yang menang lomba memasak, akhwat terbaik, dan juga kelompok terbaik. Tidak lama setelah itu, tibalah pengumuman nama masul dan masulah FMA 2013. “Dan barokallah untuk akh Esa dan ukh Khaulah yang terpilih menjadi masul dan masulah FMA 2013..” haaaaaa? ._. seketika bingung harus ngapain. Maklum, dulu di SMA memang tidak ada yang namanya rohis, otomatis dalam hal gerakan syiar ana masih sangat awam.
       Tapi, Bismillah. Itu semua kembali ke semangat dan niat dalam diri. Semoga dengan terpilihnya ana menjadi masulah FMA, bisa semakin menjadikan diri ini bermanfaat bagi orang banyak. InsyaaAllah...

Semangat menebar manfaat! :)


Cerita Hurun #1

Sekitar pukul sepuluh malam Hurun telah selesai dengan jadwal tahsinnya. Malam ini ia berniat akan menulis untuk deadline tulisannya yang akan segera diterbitkan. Setelah agak lama ia membaca buku yang baru saja dibelinya, ia memutuskan untuk membeli makanan kue yang biasa dijual ummi penjual kue malam itu. Sebelum itu ia mencharge netbooknya di ruang depan. Dalam hatinya, mumpung roll kabel yang digunakan adalah miliknya. Tak apa kan dia memakai satu lubang untuk keperluannya, toh masih ada dua lubang lagi yang bisa digunakan. Yah, kalaupun nanti ada yang memakai dua lubang lainnya, setidaknya ia tidak akan terganggu. Setelah mengambil piring, Hurun langsung menuju lantai atas hendak membeli beberapa kue.
                Di lantai atas, rupanya ummi baru tiba. Dilihatnya bungkusan yang masih tertata rapi di dalam kantong plastik. Langsung saja Hurun mengambil empat dadar gulung dan dipindahkan ke piringnya. Malam ini ia membeli agak banyak, sebagai tambahan dua piscok dan dua risoles. Tentunya empat tambahan kue tadi bukan untuknya. Kebetulan Hurun mendapat titipan oleh Kak Hilda, mungkin untuk sahur besok pagi. Setelah makan dua dadar gulung yang tadi sudah dipilihnya, ia tidak langsung turun ke kamarnya. Rupanya Dela juga keluar kamar untuk membeli beberapa kue ummi. Obrolan dengan ummi, Dela, dan beberapa penghuni anak kamar lantai tiga pun terjadi.
                Setelah merasa agak lelah dan mengantuk, Hurun akhirnya turun ke lantai dua. Baru saja ia berniat memulai kegiatan menulisnya, namun dia terkejut. Dilihatnya alat charger netbooknya telah lepas dari lubang roll kabel. Ahh, betapa lugunya ia. Lalu dia kembali dengan perasaan herannya melihat tempat chargernya tadi sudah digantikan oleh charger laptop yang lain, entah milik siapa. Masih dalam hati, ia terheran-heran. Siapa yang bisa dengan seegois itu mencabut chargernya? Padahal dia telah lebih dari seminggu tidak pernah mencharge netbooknya dan apakah tidak ada haknya dalam menggunakan roll kabel yang statusnya adalah miliknya? Dan ternyata, tahulah ia siapa seorang itu. Dia cukup tahu diri, pikirnya. Hurun selalu merasa dia pantas diperlakukan sebagai yang kedua, karena ia memang orang baru di asrama itu. Namun entah mengapa, emosinya agak sulit terkontrol malam itu. Kejadian tadi ia masukkan ke dalam hati, dan sakitlah batinnya menerima perlakuan seperti itu.
                Orang itu bernama Norma. Dia asli Jawa Timur. Agaknya ia akan lebih menjaga jarak dengan Norma setelah kejadian itu. Ia makin sakit hati saat melihat Norma yang dengan santainya memakai laptop di hadapannya tanpa melihat dan merasa terhadapnya. Setelah ia menenangkan dirinya sendiri terhadap kejadian tadi, dimulainya menulis. Mungkin kali ini sedikit terbawa emosi, tapi ya setidaknya ia telah mencurahkan perasaanya pada tuts keyboard. Setelah cukup stabil emosi dalam dadanya, Hurun mulai memakai headphone untuk mendengarkan lantunan nasyid. Sesekali ia selingi dengan gumaman yang selaras dengan nasyid itu, sesekali ia menampilkan senyum palsu di hadapan Norma. Ah, betapa bodohnya aku, pikirnya. Setelah menyesal dengan perasaan sia-sia yang tadi sempat dirasakannya, ia beristighfar sebanyak tiga kali. Tak akan diulanginya kesia-siaan itu, Tekadnya dalam hati. InsyaaAllah Allah akan selalu memudahkan jalanmu, Hurun.


Tahu

Baru saja terbaca,
secara tidak sengaja.
Semoga Allah memudahkan setiap jalannya. Aamiin

Daily

Ada seorang teman
Norma namanya
Biasa saja pada mulanya.
Hingga tiga hari berganti
Ukhuwah mulai berputik
Hangat juga merengkuh
Namun tidak malam ini
Hafalan telah disetorkan
Apa? Bukan senyum yang tiba
Hanya isak tertahan.
Ada apa?
Apa?
Masalah apa?
Kau boleh berbagi kisah denganku.

Kedatangan di tempat ini memang yang sangat ditunggu-tunggu. Meski aku tahu jalan seperti apa ini. Meski aku tidak pernah berhenti untuk mengucapkan ‘meski’ ‘meski’ yang lain pada Allah.
Apa yang akan kamu lakukan saat melihat seorang teman menangis?
Ah,
Aku ingin memeluknya, merangkul dan menemaninya hingga ia tidak akan pernah merasa ‘tidak punya siapa-siapa’. Tapi, apa aku punya cermin? Siapa aku? Sebuah emas di hamparan mutiara? Bahkan warnanya saja belum bisa menandingi kilauan mutiara itu, Khau.. Saat kamu ingin bersanding dan berkumpul dengan mutiara, berusahalah untuk menjadi mutiara juga. Asah dan terus jaga dirimu sehingga engkau akan menjadi bernilai. Bernilai bukan hanya dari isi yang terkandung, tapi dari seberapa besar perjuangan tawakkalmu untuk menjadi bernilai.

Jendela Hati

Saujana-Jendela Hati

Aku ingin hidup secerah mentari
Yang menyinar di kamar hatiku
Aku ingin sering kicauan burung
Yang terdengar di jendela kehidupan


Aku ingin segala-galanya damai
Penuh mesra membuah ceria
Aku ingin menghapus duka dan lara
Mengubat rindu di dalam dada


Sedamai pantai yang memutih
Sebersih titisan embunan pagi
Dan ukhuwwah ini pasti berputik
Menghiasi taman kasih yang harmoni


Seharum kasturi seindah pelangi
Segalanya bermula di hati
Seharum kasturi seindah pelangi
Segalanya bermula di sini

Aku ingin.

Aku ingin dekat
Selalu saja surat-Mu membuatku tertarik
Saat senggang, terkadang ia jadi penawar
Pelipur batinku dalam bersemangat
Sudah terlanjur dalam rasa

Terkadang, apa yang kita ingin lakukan dapat menjadi hambatan dari keinginan lain. Hanya Allah yang dapat menumbuhkan kesadaran diri yang haqiqi. Bertekad untuk kebaikan diri, tentunya harus dimulai dari sekarang.
Aku ingin
aku ingin.
aku ingin..
aku ingin...

aku

Ingin bisa menjadi muslimah terbaikMu.
Aamiin.InsyaAllah


Ternyata bukan "Hard" tapi, "Hurt" --a

Silence...

there is no word I can say to you
I close my eyes
try to forget all the things about you
But its like to difficult
But its like just unusefull things

I feel to hard i feel to hurt
When I have to say good bye to you
It is too sweet to be with you
But I have to say good bye to you


Silence...
there is no word I can say to you
I close my eyes
try to forget all the things about you

I feel to hard i feel to hurt
When I have to say good bye to you
It is too sweet to be with you
But I have to say good bye to you

I believe, I believe you know
Why we choose this way
Cause Allah...

I feel to hard i feel to hurt
When I have to say good bye to you
It is too sweet to be with you
But I have to say good bye to you

I feel to hard i feel to hurt
When I have to say good bye to you
It is too sweet to be with you
But I have to say good bye to you

Berharap Dia Kembali

Pagi ini aku telah siap untuk berangkat ke kampus. Alhamdulillah pagi ini lebih lancar dan teratur dalam urusan waktu. Meskipun kemarin sempat dikejar deadline laporan, tapi Alhamdulillah masih sempat terkejar. Tapi tugas masih ada satu, yaitu makalah mpkt a. Aku ingin menyelesaikannya malam ini, tapi sudah terlanjur meminta nginep di kosan indah. Haha rindu sekali rasanya tidur bersebelahan dengan orang. Seperti sewaktu di asrama dulu. Meskipun kerinduan akan rumah yang kurasakan kemarin-kemarin sudah berkurang, namun ternyata masih ada yang menganjal hatiku. Dan sepertinya aku tahu apa itu.
            Masih aku ingat kejadian hari kemarin. Ah, perasaan apa itu? Seperti ketakutan. Seram sekali rasanya saat berada di posisi itu. Menggoyahkan iman, memaksa untuk mendekati maksiat. Astaghfirullah. Entahlah, aku tidak ingin terjebak soal yang satu itu. Sudah cukup pengetahuan dan rasa sakit atas kehilangan. Betapa banyak kawan-kawanku yang lepas dari pegangannya? Dan aku pun tidak ingin terlepas atas pegangan dan tuntunan Allah. Sudah lebih dari cukup cinta atas ukhuwah yang indah ini. Allah selalu mencukupkan rizki hambanya, hanya saja tidak semua hamba merasa cukup.
            Sedih saat engkau mendengar ada kawanmu yang mulai berubah. Sedih karena berarti engkau belum bisa menjadi teman yang dapat membantu menuntunnya kepada kebaikan. Sedih karena ternyata ukhuwah itu belum sekuat yang kau bayangkan. Sedih karena ternyata kau belum bisa mencintai saudaramu seperti engkau mencintai dirimu sendiri. Dan itu berarti harus ada yang diintrospeksi dari diri ini. apa yang salah? Bagaimana solusi yang seharusnya dilakukan? Dan bagaimana engkau memenejemen hatimu kembali atas perginya seorang kawan?
            Sungguh, aku hanya bisa berdoa. Berdoa agar engkau mendapatkan jalan yang terbaik. Bukan jalan yang mengantarkanmu kepada kemaksiatan. Bukan pada jalan yang dapat menumbuhkan bunga-bunga atas pujiannya. Bukan.

Aku hanya ingin agar engkau mengerti, shalihat.. bahwa bukan jalan seperti itu yang mengantarkan kita kepada syurga. Mengapa tidak engkau lanjutkan saja berjalan bersamaku dan meniti jalan perjuangan ini hingga usai???

Rumah Qur'an ^_^ dan Selintas Kecewa T_T

     240913

  Terlalu banyak kenangan tentang tanah madani. Ah, indah rasanya masih terasa di sini. Ukhuwah yang terjalin selama tiga tahun terakhir menjadi sebuah saksi bisu atas perjuangan anak-anak manusia. Kerinduan saat I’tikah bersama, menghafal Quran bersama, dan belajar di masjid hingga larut malam. Kisah-kisah klasik tentang cekcok antar anggota angkatan, antara beda angkatan, bahkan hingga cekcok dengan anak kelas sendiri. Kenangan itu justru meninggalkan bekas yang dalam. Keinginan untuk segera bebas dan lulus yang memuncak saat sudah kelas tiga. Kejenuhan dari belajar dan belajar yang dilakukan monoton setiap harinya, kini justru menjadi dilema untuk merasakannya kembali. Rindu sekali rasanya, sungguh. Aku merindukan asma, esti, murni, ina, bepe dan zule saat kita masih berada di cm di saat yang lain menikmati liburan selepas UN. Aku juga merindukan saat-saat masih sibuk menjadi osis, dan pada saat itu justru aku sedang semangat-semangatnya menghafal. Tahukah kawan, rasa itu belum aku temukan di sini. Sedih jika aku mengingat kembali masa itu. Kita berbuka puasa bersama di depan masjid. Tahajjud bareng-bareng. Saling mengingatkan dan saling mendukung satu sama lain. Rasanya tidak ingin merubah kebiasaan itu. Meski terkesan monoton, tapi itulah yang menjadi keindahan tersendiri.

        Berawal dari seorang senior di kampus, aku berbagi cerita tentang pengalaman-pengalaman sewaktu di cm dulu. Dan entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba kakak senior mengganti topik tentang Rumah Quran. Aku langsung teringat temanku di Solo yang kuliah sambil nyantri juga untuk menghafal. Terbayang juga aziz yang mondok di Jogja. Ah, tahukah kalian, aku sangaaaaaaaaat saaaaangaaaaat iri L. Kalian itu sangat beruntung mendapatkan suasana yang seperti itu. Sangat mendukung untuk menghafal. Aku juga ingin, sangat sangat ingin. Nah, berawal dari keinginan itu, ana jadi berniat untuk daftar menjadi salah satu di antara orang beruntung itu :D ana ingin pindah kost dan tinggal di Rumah Quran. Meskipun ana tahu, belum tentu semangat yang ada saat ini akan terus bertahan sampai nanti. Meskipun ana tahu nanti ana bakalan sibuk untuk menghafal dan besar kemungkinan untuk mudah homesick. Tapi ana merasa rugi jika hidup ana ini tidak dimanfaatkan sebaik mungkin untuk ibadah. Meski ana tahu ujian di depan nanti pasti akan lebih besar. Ana ingin mencoba. Ya, ana ingin mencoba untuk selalu mengutamakan Allah dalam setiap hal. Ana ingin bisa menjadikan Allah sebagai tujuan utama hidup ana di dunia ini.  salah satunya ya dengan cara menghafal. Walau ana lebih suka tilawah dibandingkan menghafal, karena memang jika menghafal dibutuhkan lingkungan yang sudah cocok. Tapi, ana ingin menjadi lebih baik. Walau nantinya akan banyak yang tidak sesuai dengan niat. Tapi, untuk saat ini Alhamdulillah rasa itu muncul. Maka, doakan aku ya kawan agar tetap istiqomah dengan niat suci ini! J bantu aku, ingatkan aku jika futur mulai menghampiri. Karena, aku butuh teman yang dapat menenteramkan jiwa dengan ukhuwah yang indah ini. InsyaAllah. Bismillahirrohmaanirrohimmmm  J J

260913

       Kecewa sekali rasanya hari ini. Salman tidak jadi Gathering, RQ belum ada kamar kosong. dan lagi, homesick tiba-tiba merajai perasaan. Selepas ashar aku pulang. Belum juga sempat hari ini untuk ikut markas sastra. Ah, tubuhku limbung ke kasur seketika. aku ingin rehat sejenak. Belum, masih ada Jum'at, Sabtu, dan juga Minggu untuk melanjutkan. Hari memang masih terus berjalan meski napasmu tetap saja sudah ada waktunya. 

About your experiences


250713

     Waktu masih menunjukkan pukul enam pagi. Tapi aku dan ayah telah berada di atas motor, bersiap berangkat ke Depok. Hari ini waktuku untuk registrasi ulang atas diterimanya aku sebagai calon mahasiswa baru Universitas Indonesia. Selama perjalanan menuju Depok, tak dapat kuuraikan rasa yang berkecambuk di dada ini. Entahlah, ini masih seperti mimpi! Universitas yang beberapa minggu lalu aku pikir tidak akan pernah menjadi tempatku menimba ilmu, kini tak lama lagi akan menjadi tempat di mana aku melanjutkan kisahku.
     Universitas Indonesia, sebuah kampus impian yang “katanya” telah menancapkan “blacklist”nya pada sekolahku, membuat harapan atas ribuan mimpi-mimpi penghuni madani yang sudah terlanjur mengawang di angkasa runtuh begitu saja ke bumi, kembali menjadi nol. Semua ‘terpaksa’ menata kembali hati, mental dan cita yang telah lama dibangun di dunia impian.  Dan membuat mereka memulai kembali doa-doa atas harapan yang baru saja tergantikan begitu saja. Aku tahu bagaimana rasanya jika kau harus dengan begitu saja menyerah pada kenyataan, bukan berputus asa, “kau hanya berpikir realistis” begitu katanya. Dengan tanpa kesoktahuanku, aku bisa menyadari kebimbangan yang masih menjadi bayang atas pilihan yang akan dipilih nantinya setelah ini.
    Dari belasan kawan sejawat yang awalnya kukira akan berjuang bersama kembali, ternyata hanya tersisa tiga insan, itupun sudah termasuk aku. Betapa mereka mudah mengganti rencana awal yang nyaris matang. Tentu bisa! Ada satu hal yang aku tidak miliki, sedang mereka memiliki itu. Sebuah izin. Aku tidak bisa mendapatkan izin itu, bahkan hingga aku menguji diriku di ujian tes masuk universitas terakhir.
    Tapi siapa mengira? Aku yang bahkan nyaris melepas mimpiku, dengan segala kehendakNya memudahkanku dan memantapkan hatiku untuk terus berjuang mempertahankan mimpi dan impian yang sudah kepalang tanggung terbangun. Ya, Universitas Indonesia insyaAllah adalah tempat di mana aku akan melanjutkan kisahku ini. Aku yakin, sesulit apapun masalah yang nantinya ku hadapi, aku bisa menghadapinya. Karena sejatinya aku tidaklah pernah sendiri. Ada Allah yang Maha Pengasih yang selalu setia mendengar bait-bait doa dan keluh kesah hambaNya yang lemah ini.

Alhamdulillah :)
GANBAREBA DEKIRU! 


OBM (Orientasi Belajar Mahasiswa)
270713

     Hari pertama OBM. Setelah sejak dua hari lalu aku tinggal di kost-an, ada rasa yang aneh. Tiba-tiba saja wajah anak-anak Cathanofta terbayang lagi di sini, di pikiran ini. Ah, rindu sekali rasanya bercerita dengan mereka yang satu pikiran denganmu. Kamu bisa dengan bebasnya dan leluasa menjadi dirimu apa adanya. Obm hari ini kedapatan kelas di FISIP, H303. Dan ternyata, aku salah kelas T_T malu sekali rasanya. Seharusnya aku berada di FKM dengan materi IT-CML, dan bukan LS (Learning Skill) di FISIP. Di IT-CML ini, camaba diberitahu website-website yang berhubungan dengan akademik, antara lain adalah SIAK NG, Weblog, Webmail, dan lain-lain. Juga diberi tahu tentang website kemahasiswaan yang berisi beasiswa, jurnal, perpus, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kegiatan ini cukup memakan banyak waktu setiap harinya selama 6 hari berturut-turut, yaitu dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 sore.


100813

Tiba-tiba teringat catatan teman.

     “Karena hati ini bukan untuk pemberi harapan palsu. Hati ini bukan untuk dikotori dengan perasaan bunga-bunga hanya karena melihat senyumnya, atau pesona otaknya atau candanya. Ah hati. Maha Besar Allah yang membolak-balikkan hati manusia. Semoga saja ketika futur, Allah segera mengembalikan hati kita ke arah yang baik, dan ana butuh teman seperti antum, agar hati ana cepat kembali dari sesatnya.” Asma Azizah
     “Allah punya rencana terbaik. Rencana paling baik di atas rencana manusia. Dan 1 hal yang pasti, rencana Allah selalu paling indah. Mungkin keindahannya belum sampai di hati ketika yang kita hadapi adalah kegagalan. Tapi coba bersabar. Ulur sedikit… dan kamu bisa rasakan keindahan rencanaNya
Ps:syarat dan ketentuan berlaku
Nb:kalau antum bersyukur  “ Asma Azizah

      “Bahagia itu… ketika Allah masih menghadirkan nikmat syukur di diri kita atas segala pemberianNya. Sekecil apapun.” Asma Azizah

      “Perasaan itu seperti mutiara, kebanyakan mereka tak pernah naik ke permukaan. Hanya di dasar laut yang sunyi. Jika ia dipamer-pamerkan ke mana-mana, kilaunya akan menghilang dan akhirnya hanya menjadi batu bundar yang hambar. Jagalah ia dengan penjagaan yang optiman, maka ia akan menjadi mutiara yang kilaunya memukau, terpatri di sanubari.” Gianluigi G.M


Astafikum alfan alfin istifafan. Taqoballahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin 

Khaulah & Fam

Sekelebat Ingatan

     Hari ini, seorang anak laki-laki tidak hadir di sekolah. Waktu telah memasuki bulan Ramadhan, bulan yang selalu anak perempuan itu tunggu. Bukan karena mengerti betapa mulianya bulan ini, tapi karena berarti pada bulan ini akan lebih awal pulang sekolah~ betapa polosnya. Tapi pagi ini, anak itu terkejut! partner belajarnya tidak ada di kursinya. Anak laki-laki yang duduk di samping kursinya hari ini tidak datang. Entahlah ada apa. Memang seingatnya, kemarin anak lelaki itu mengatakan tidak akan masuk sekolah hari ini. Namun ia tidak berani menanyakan alasannya. Pelajaran dimulai~

     Kegiatan belajar mengajar berjalan lancar seperti biasa. Anak perempuan itu juga sudah lupa pada pikirannya tadi pagi. Pelajaran ipa sekarang, wali kelasnya yang mengajar. Ia amat serius menyimak, dan tiba-tiba gurunya itu berkata
     " Oh iya, si fulan sudah izin ke ibu. Katanya ia ikut audisi pildacil di Jakarta, jadi hari ini tidak bisa datang ke sekolah~"

     Terjawab sudah pertanyaan dalam benaknya pagi tadi :D
     Alhamdulillah~

note: Kamu tidak tahu orang lain sudah menganggapmu sebagai penginspirasi.

Tentang Kesadaran~

Random, 
ringanmu tetap mengusik
pada sekilas pita yang kekal
tetap, masih mengalun

Masa,
tentang empat puluh bulan yang tersia
juga pudar ketergantungan 
di sini, aku berhenti

Misi,
tentu melodi kian berdetak
langkah abu dalam sepekan
mampu tegakkan cita

Kini,
kamu terlihat di kejauhan
bingung mencari pita yang hilang
sampai kapan ingin mencari?

Rindu,
baru tersadar rasa menuju
setiba di pengertian suatu rahasia
kita, berlalu...

Sebuah Pemberian

Assalamualaikum Warahmatullah...

   Alhamdulillah, tanggal 22 Juni kemarin angkatan ana sukses melaksanakan acara terakhir sebagai siswi SMAN CMBBS. Ya, hari Sabtu kemarin adalah Farewell Party untuk angkatan ana *angkatan 6. Untuk melaksanakan acara tersebut, ana balik ke CM hari Kamis, sekitar sehabis dzuhur berangkat dari rumah dan sampai asrama kira-kira jam 4an. Sampai di asrama, ana langsung nyetrika baju farewell dan beres-beres barang ana yang masih tertinggal di asrama supaya sabtu bisa langsung diangkut pulang. Kamis malem belum terlalu banyak anak angkatan yang dateng, yah paling cuma seperempatnya #anak akhwat. Waktu malam kita gunakan untuk gladi kotor,yah maklumlah kita belum tahu sama sekali mekanisme untuk masuk tenda,pengukuhan, dsb.

 Persembahan Anak SG Form

 Farah,Khaulah,Mentari

 Penghargaan Nilai UN Terbaik IPA IPS

 Penghargaan nilai raport terbaik


Penghargaan nilai UN,Raport,hafalan terbanyak,kamar terbersih,raport asrama,disiplin,public speaaking,best competitor,dsb *what awesome friends :)

   Selain itu, kita juga latihan untuk lagu persembahan yang Wallahi sama sekali belum latihan -__- .Hadeeh piye iki? Yasudah, kita latihan sekitar satu jam lbih, dan setelahnya dilanjutkan di asrama untuk ngomongin soal barisan dsb. malamnya tidur sekitar jam setengah 12, dengan sedikit doa dan harapan sebelum terpejam. 

   Hari H. Bangun shubuh dan langsung chao ke kamar mandi, astaghfirullah ini together bathroom kenapa udah penuh ya? tumben banget --" ana pikir masih sepi seperti kebiasaan beberapa bulan yang lalu *ah,jadi rindu T.T Yaudah, kita siap2 udah dari sehabis selesai sholat shubuh. Tapi yang lama adalah bagian dandan dan pakai jilbabnya, ribet --" . alhamdulillah ana kebagian ladang pahala hari itu buat merapikan hmm lebih tepatnya memakaikan jilbab anak akhwat dan membuat bunga di ujung jilbabnya #ceritanya kayak hijab2an gitu. Ternyata itu beresiko ana selesai terakhir dan ana sempat panik karena melihat yang lain sudah siap, kontras sekali dengan ana yang (sangat terlihat)belum siap. Tapi tak apa, alhamdulillah ana senang membantu kalian, terima kasih juga untuk seseorang yg berkata seperti ini saat ana mengelak memakaikan jilbab karena tidak pede "Dengan anti membantu memakaikan jilbab mereka, anti menyelamatkan mereka".

   Acara berlangsung cukup riuh karena banyaknya penampilan yg ditunjukkan adik kelas. Hingga pertengahan acara abi belum juga kelihatan, hufft ya sabar sajalah. Alhamdulillah ana mendapat penghargaan sebagai nominasi nilai un terbaik ke 5 dan nilai raport IPS terbaik ke 4.. sebenernya sih ada satu lagi penghargaannya, yaitu sebagai kamar terbersih.huhuhu. suprise banget itu kamar 203 jadi kamar terbersih, Alhamdulillah :)

   Di akhir acara, ada thanks giving. Ana bingung nyari2 abi enggak ketemu-ketemu, padahal tadi ada waktu abi memfoto ana -_- akhirnya dengan senang hati ana memberikan mawar putih itu ke abang mushab, sedkit malu sih, cz ada beberapa alumni yg lagi ngobrol sama bang mushab. Sewaktu sesi foto tiba-tiba anak2 kamar exroommate menghampiri ana, dan memberikan kata selamat. Ana senang, ternyata mereka masih mengingat ana yang seperti ini. Padahal di antara para mudabiroh, sepertinya ana yang paling kaku dan tidak terlalu dekat dalam bersikap ke adik kelas, khususnya mereka yang dibimbing secara langsung di kamar. Mereka juga menyertakan kenang2an untuk ana, dengan sedikit bumbu kata-kata motivasi dalam suratnya. Terima kasih ya adik-adikku, insyaAlloh doa dan harapan ini akan selalu mengalir dalam ingatanku untuk kalian semua.


   Ada satu lagi yang ingin ana sampaikan. Ini teruntuk khusus kepada seseorang yang (menurut ana) paling bararti selama ana menjadi siswi sekaligus kakak kelas di CM. Terima kasih atas pengertian selama ini. Terima kasih atas bimbingannya selama ini. Terima kasih atas tuntunannya selama ini. Terima kasih juga untuk suratmu yang entah mengapa telah sukses membuat air mata ini tak hentinya mengalir karena betapa ana bersyukur dapat mengenal engkau. Harapan yang selalu aku ungkapkan kepadamu, inginku untuk selalu bersamamu, aku yang selalu dapat menangis di depanmu. Aku yang selalu ingin engkau ada di dekatku. Aku yang selalu merasa bersyukur merasakan indahnya ukhuwah yang manis ini. Sungguh, engkau yang aku cintai karena Allah adalah anugerah yang tak akan habisnya membuatku bersyukur, karena Allah telah mempertemukan aku denganmu.
   
   Salam hangat aku kirimkan melalui hembusan angin yang bertasbih di pagi hari ini, semoga Allah selalu menjaga aku dan dirimu. Aamiin

Man jaddaa wa jada ^^

Alhamdulillah setelah bulan kemarin anak SG Form bergelut dengan UN, tibalah waktunya pengumuman UN...
Jengjengjeng... *dramatisasi --"
Berkumpullah kami hari itu di masjid sekitar sehabis selesai sholat jumat. Setelah beberapa sambutan disampaikan guru dan kepala sekolah, tibalah wali kelas membagikan hasil lulus atau tidaknya. Oh iya untuk sekedar informasi, Alhamdulillah beberapa anak SG berhasil mendapatkan nilai sempurna, yaitu 10 pada UN 2013 ini.. Mereka adalah: Mutia Nur Maulida untuk mata pelajaran bahasa inggris, Waode Saqya untuk mata pelajaran fisika dan matematika, Dwi Apriawan untuk pelajaran kimia, dan Yusuf Hafidh untuk pelajaran fisika.. Kalau nem tertinggi diraih oleh Yusuf Hafidh dan Dwi Apriawan untuk IPA dan Muhammad Abdul Aziz untuk IPS..
 Subhanallah ya kawan-kawanku ini... Alhamdulillah bisa mengecap ukhuwah bersama mereka selama tiga tahun di tanah madani tercinta ini.


Happy Graduating :D

oh iya, ngomong-ngomong soal PTN, nah alhamdulillah anak SG Form banyak yang diterima di PTN jalur undangan atau SNMPTN. Tepatnya sebanyak 40 siswa diterima melalui jalur itu.. ini dia daftar nama beserta jurusannya :

1. NINA HUWAIDA ZUNNUR KEDOKTERAN UNDIP
2. SINTA NURLITASARI MIKROBIOLOGI UGM
3. NURSAKINAH PEND. MATEMATIKA UPI
4. ABDULLAH SYAFII AKUNTANSI UPI
5. AHMAD HANAFI ARSITEKTUR UGM
6. RIZKI KURNIAWAN TEK. ARSITEKTUR UNDIP
7. SITI MURNI TEKNIK INDUSTRI UNTIRTA
8. BAKTI AMIRUL JABAR FMIPA ITB
9. MENTARI MARIEZA KENAMON FMIPA ITB
10. YUSUF HAFID FMIPA ITB
11. AHMAD FARIS TEKNIK KOMPUTER UNIBRAW
12. AISYAH NAQIYYAH ILMU KOMUNIKASI UNPAD
13. IRMA ANDRIYANI TEKPANG IPB
14. KIRANA GITA LARASATI SISTEM INFORMASI ITS
15. M. MIFTAH FADLIKA M TEK. MATERIAL&METALURGI ITS
16. AFFAN MAULANA TEK. LINGKUNGAN ITS
17. M. FIKRI AULIA T.SIPIL ITS
18. NINDYA BUDIANA P FARMASI UGM
19. ARIFATUL BAHIRAH PSIKOLOGI UNS
20. ADHIESSYA PP T.SIPIL ITS
21. ASMA AZIZAH PEND. DOKTER UNS
22. INDAH DWI P AKUNTANSI UI
23. RIFQI JAUHARI T.ELEKTRO ITS
24. NALAPUTI B TEKPANG UGM
25. M. ABDUL AZIZ ILMU EKONOMI UGM
26. IRHAM NAUFAL F ILMU KOMUNIKASI UNPAD
27. BEBBY PUTRI FKG UNPAD
28.RAHMA NURBAITI AGRIBISNIS UGM
29. ORIEHANA E SISTEM INFORMASI ITS
30. YAYU MARIA PEND. BIOLOGI UPI
31. NURHAYATI NUFUS SOSIOLOGI UGM
32. MUTIA NURMAULIDA FK UNPAD
33. AZIZAH DESIWAR STATISTIKA IPB
34. M. NURHIDAYAT GEOGRAFI&ILMU LING UGM
35. KHAIRUNNISA RA PEND. DOKTER UNSOED
36. WA ODE SAQYA PSIKOLOGI UGM
37. NORMA FIRDAUSI FARMASI UGM
38. DWI APRIAWAN FTMD ITB
39. SALMA HJ PENDIDIKAN FISIKA UPI
40. AFFIJAR RD. PEND. B. INGGRIS UNY

Alhamdulillah selamat untuk kalian semua.. doakan ya, ana masih harus struggle lagi doa, usaha dan ibadahnya. hehe semoga Allah memberikan jalan yang terbaik untuk kita semua. aamiin Allahumma aamiin. 
oh iya, nyaris ketinggalan, satu lagi Nuzulul Firman keterima di Nanyang Technology University 
Subhanalloh, Barakallahu fiikum :D
Untuk yang belum mendapatkan PTN, jangan berkecil hati (haha seperti sedang menghibur diri sendiri :D) karena pasti Alloh mempunyai rencana yang lebih indah untuk kita. Tetap semangat dan selalu tersenyum! Barokalloh..  #Keep smiling and struggling:D
Thanks a lot for this picture @Mushabdu
^_^



Memory about you~Reuni Asta :D

Still remember...
tanggal 31 kemarin ada reunian anak MI ASY-SYUKRIYYAH di yayasannya Aliza. untuk sekedar info, si Aliza inilah yang mencetuskan untuk mengadakan reuni di tempatnya karena dikhawatirkan akan terpencar jika di tempat yang terbuka. ini dia orangnya

eits itu dulu ftonya waktu dia masih kecil, sekarang udah jadi remaja, nih diee.

oke, selain itu juga anak-anak cukup banyak yang datang pada reuni kemarin.. ini die akhwatnya..
dari kiri ke kanan:Renda,Khaulah,Kiki,Fia,Vera,Icha
belakang:Farra,Joana,Nimas






yah, yang ikhwan enggak sempat terfoto, ini deh, ana update sendiri aja...
eh maksudnya klo mau ngeliat, langsung aja caow ke rumahnya, hihi sekalian silaturrahim... hoho
intinya, yang hadir kemarin itu antara lain:
Aliza,dharma,rozak,haikal,afif,jafar,bima,farhan,fahmi,bintang,noval,
farah,fia,joana,icha,mita,nimas,sinta,vera,kiki,khaulah,renda. :)
semoga ukhuwah kita semakin erat ya kawan2...
 :')

Ayoo, Lunakkan Hatimu...

Khaulah. Alloh punya cara lain yang baik tentunya dalam membuat skema hidup kita, yakni masa depan. Buatlah hal itu jadi sebongkah doa yang takzim pada-Nya. Yakinlah, ada jalan lain yang disediakan untukmu. Abangmu turut mendoakan yang terbaik ,di sini. Alloh sayang kamu. Umi abi, dan abang pun demikian. Tersenyumlah :) 

 Hamoezi 18:46:23 




 ~~~~~~~~~~ 

Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan 
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan 
Perlahan kucari, mengapa diriku hampa… 
Mungkin ada salah, mungkin ku tersesat, 
Mungkin dan mungkin lagi… 
Oh Tuhan aku merasa 
Sendiri menyepi 
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi 
Sampai kapan ku begini 
Resah tak bertepi 
Kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala 
Benderang di hidupku.. 

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa 
Mungkin ada salah mungkin ku tersesat, 
Mungkin dan mungkin lagi 
Oh Tuhan aku merasa.. 
Sendiri menyepi… 
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi 
 Sampai kapan ku begini 
Resah tak bertepi 
Kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala 
Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa…… 
Seeeeendiri….aku merasa sendiri.. 
Sampai kapan begini 
Resah tiada bertepi.. 
Kuingin cahyaMu 
Benderang di hidupku.. 

Edcoustik~Sendiri Menyepi 

keyword: Seberapapun sempurna rencana yang kau buat, akan jauh lebih indah rencana Allah. Keep smiling and struggling :)

Secercah Asa

4 Oktober 2012-PAI Terus saja berucap Merasa sudah cukup memberi harga Perhitungan yang payah Diberi tapi susah memberi Ketika memberi Ingin diberi pun rata Tidak diberi, mosi tidak percaya Sudah berpikir tentang harga diri Hingga puncak arogansi diri. 3 November 2012-SDC Kapan terakhir kali wajah tertunduk? Untaian janji tak kunjung patuh Sisakan sesak nan sendu Rintihan parau yang pilu Sungguh tak apa tuan berlaku Meski kami tak mengaduh Sampai hati sekeras batu Hingga mati lalu hancur

Cathanofta, There we went :D

Liburan ini banyak kegiatan yang dilakukan. salah satunya persiapan untuk BUKU TAHUNAN. kebetulan cathanofta sepakat ngambil spot di TMII. Dan yang menjadi fotografernya aalah SOPHIE TIARA . kebetulan ana bawa kamera, jadi bisa mengabadikan momen bersama Cathanofta. Check it out!
Agung, Aya, Indah
Khaulah, Indah, Agung
Sophie, Aziz
Khaulah, Indah, Agung
So Wonderful Anjungan Jawa Barat :)
ups bukan skandal loh. :)
Ih Syafi'i jorok ya -_- Dan akhirnya kitapun pulang dengan mengantongi perasaan capek+senang+mau tidur. Naik Busway. :D bye Catha, so awesome with you!