TAHUKAH KAMU????

TAHUKAH KAMU... KIAMAT 2012 ITU.......?


Kenapa isu kiamat 21 Desember dikaitkan dengan kalender Suku Maya?
Ayo kita cari tahu.....
Ternyata..

Berakhirnya kalender Suku Maya pada 21 Desember 2012 itu sebetulnya lebih karena berakhirnya siklus kalender Suku Maya, yaitu karena “kehabisan angka”.loh kok bisa? Ya,karena sistem kalender Maya berbasis bilangan 20(bi-desimal).berbeda dengan kalender biasa yang kita pakai ,yaitu berbasis 10.

Dengan metode penulisan 0.0.0.0.0 dan hobi-nya Suku Maya dengan siklus 13 dan 20, serta awal kalender Maya ekivalen(bertepatan) dengan 11 Agustus 3144 BCE, maka posisi Kalender Maya 13.0.0.0.0 (angka terbesar kalender Maya) ini juga ekivalen dengan 21 Desember 2012. Jadi, setelah tahun 13.0.0.0.0 ini terlampaui,maka Kalender Maya tidak akan menjadi 13.0.0.0.1 atau yang lebih besar lagi, melainkan akan kembali ke posisi 0.0.0.0.1 alias angka paling kecil. Itulah yang dimaksud “kehabisan angka” tadi.
So,satu hari setelah tanggal 21-12-2012 itu atau pada 22-12-2012, Kalender Maya memulai siklus barunya dengan angka 0.0.0.0.1

Tapi, untuk lebih jelasnya, silakan buka situs langitselatan.com
15/06/’10

Sepucuk Surat Gak Jelas!!!

Minggu, 27 Juni 2010

Assalamu'alaikum wr.wb

Setelah tanggal 15 Januari itu, kau tidak pernah lagi membalas sapaanku. Kau tidak mengerti betapa tersiksanya aku pada saat itu, melawan batinku sendiri untuk melakukan suatu hal yang mungkin menurutmu itu sangat bodoh.


Apapun perasaanmu padaku, aku mengerti mungkin saat itu kau bingung harus mengatakan apa padaku. Kau yang bingung, kini lebih memilih untuk diam dan menjauhiku seperti ini. Aku tahu, mungkin kau takut menyakitiku. Tapi justru jika kau diam seperti ini akan lebih sakit untukku.


Kini, aku bingung...


Jika memang tak ada perasaan khusus yang kau miliki untukku, aku mungkin akan terima jika kau mengatakan bahwa kau hanya menganggapku sebagai teman. Tapi kau tidak mengatakannya. Yang kau lakukan justru jauh dari itu..



Kau yang diam, seketika menjauhiku. Kau tidak pernah tahu bagaimana perasaanku saat itu hingga sekarang. Aku mengerti, kita memang mungkin masih terlalu muda untuk dapat mengartikan 'cinta' ,tapi bukan berarti rasa yang kumiliki ini justru membuat semuanya menjadi kacau. Kini, untuk sekerdar membalas tegur sapaku pun kau tak bisa... Mengertikah kau? Aku tersiksa...






Jika memang 'diam' menurutmu adalah yang terbaik untukku, kau sangat salah. Karena kini kau tidak pernah memedulikan lagi tegur sapa itu...



Kau yang dulu lebih baik dariku, mulai sekarang harus lebih baik lagi, begitu pun denganku...
Karena 'diam' bukanlah suatu penyelesaian dalam hal ini...

Wassalami'alaikum wr.wb.